ingkawang – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Singkawang terus mendorong transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan melalui implementasi Sistem Informasi Manajemen Tambahan Penghasilan Pegawai (SIM TPP) yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG), E-Absen, dan Laporan Produktivitas Kinerja.
Implementasi sistem yang dikembangkan oleh Bidang Aplikasi Informatika (Aptika) Dinas Kominfo Kota Singkawang ini mulai diterapkan pada Senin, 3 November 2025 sebagai upaya meningkatkan efektivitas pengelolaan kinerja dan kesejahteraan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Singkawang.
Kepala Bidang Aptika Dinas Kominfo Kota Singkawang, Hery Ristiawan, menjelaskan bahwa SIM TPP dirancang untuk mengintegrasikan seluruh komponen penilaian yang menjadi dasar pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ke dalam satu sistem yang terhubung dan terotomatisasi.
“Melalui SIM TPP, proses penghitungan TPP tidak lagi dilakukan secara terpisah. Sistem telah terintegrasi dengan SIMPEG, data absensi, laporan produktivitas kinerja, data cuti, dinas luar, hingga perhitungan pajak sehingga menghasilkan perhitungan yang lebih akurat, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.
Dalam implementasinya, SIM TPP menghitung berbagai komponen penilaian secara otomatis, meliputi kehadiran apel, absensi harian, cuti, dinas luar, produktivitas kerja, penilaian kehadiran, penghasilan pegawai, serta perhitungan pajak penghasilan. Seluruh data tersebut menjadi dasar dalam menentukan besaran TPP yang diterima masing-masing ASN.
Selain menghasilkan perhitungan penerimaan TPP secara otomatis, sistem juga menyediakan fitur tanda terima digital yang memudahkan proses administrasi dan dokumentasi pembayaran TPP. Integrasi dengan SIMPEG memungkinkan data kepegawaian selalu terbarui sehingga mengurangi risiko kesalahan input dan mempercepat proses verifikasi.
Menurut Hery Ristiawan, penerapan SIM TPP merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Singkawang dalam membangun pemerintahan berbasis elektronik yang efektif dan efisien.
“Digitalisasi proses manajemen kinerja ASN tidak hanya meningkatkan akurasi penghitungan TPP, tetapi juga mendukung budaya kerja yang lebih disiplin, produktif, dan berorientasi pada hasil,” tambahnya.
Dengan hadirnya SIM TPP yang terintegrasi, Pemerintah Kota Singkawang semakin memperkuat pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung reformasi birokrasi, meningkatkan akuntabilitas kinerja ASN, serta mewujudkan pelayanan publik yang lebih berkualitas.