Singkawang – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Singkawang mendampingi tim Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam pelaksanaan pemasangan layanan internet berbasis Very Small Aperture Terminal (VSAT) di SD Negeri 74 Gambir, Kelurahan Mayasopa, Kecamatan Singkawang Timur, Senin (9/12/2024).
Pemasangan VSAT ini merupakan tindak lanjut atas usulan yang diajukan Dinas Kominfo Kota Singkawang kepada BAKTI Komdigi sebagai upaya memperluas akses internet di wilayah yang masih mengalami keterbatasan jaringan, khususnya untuk mendukung pelayanan publik di sektor pendidikan.
Kepala Bidang Aplikasi Informatika Dinas Kominfo Kota Singkawang, Hery Ristiawan, bersama tim melakukan koordinasi langsung dengan Kepala SD Negeri 74 Gambir, Andi Suwandi, guna memastikan proses instalasi berjalan lancar serta sesuai dengan kebutuhan sekolah.
Hery Ristiawan menyampaikan bahwa kehadiran layanan internet VSAT diharapkan mampu meningkatkan kualitas proses belajar mengajar, mendukung pemanfaatan teknologi informasi dalam kegiatan administrasi sekolah, serta membuka akses yang lebih luas terhadap berbagai sumber pembelajaran digital.
"Layanan internet ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mewujudkan pemerataan akses digital, khususnya bagi sekolah-sekolah yang berada di wilayah dengan keterbatasan jaringan internet. Dengan adanya VSAT, diharapkan aktivitas pembelajaran berbasis digital dapat berjalan lebih optimal," ujarnya.
Layanan internet yang disediakan oleh BAKTI Komdigi memiliki kapasitas 10 Mbps dan diperuntukkan bagi kebutuhan operasional sekolah. Apabila terdapat kebutuhan bandwidth tambahan yang bersifat sementara, sekolah dapat mengajukan permohonan peningkatan kapasitas kepada BAKTI sesuai mekanisme yang berlaku.
Dinas Kominfo Kota Singkawang akan terus berkoordinasi dengan BAKTI Komdigi untuk memastikan layanan internet yang telah terpasang dapat dimanfaatkan secara optimal serta mendukung transformasi digital di lingkungan pendidikan, khususnya pada sekolah-sekolah yang berada di wilayah terluar dan memiliki keterbatasan akses internet.
Melalui penyediaan konektivitas ini, Pemerintah Kota Singkawang berharap pemerataan layanan digital di sektor pendidikan dapat terus meningkat sehingga seluruh peserta didik memiliki kesempatan yang sama dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung proses belajar mengajar.