Diskominfo Singkawang Gelar Sosialisasi Security Awareness Bersama BSSN

Berita 25 Aug 2024 Admin Kominfo
diskominfo-singkawang-gelar-sosialisasi-security-awareness-bersama-bssn

Singkawang – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Singkawang menggelar kegiatan Sosialisasi Keamanan di Ruang Siber atau Security Awareness dengan tema “Building a Cyber Security Culture” di TCM Room Kantor Wali Kota Singkawang, Rabu (28/8/2024). Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan diikuti oleh pengelola Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Singkawang.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Singkawang, Evan Ernanda dan dimoderatori oleh Kepala Bidang Aplikasi Informatika (Aptika) Hery Ristiawan. Sosialisasi ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan budaya keamanan informasi di lingkungan pemerintahan, mengingat semakin tingginya ancaman siber yang menyasar instansi pemerintah.

Dalam pemaparannya, narasumber Luhut Parulian Sinambela, Sandiman Muda pada Direktorat Operasi Sandi, BSSN menjelaskan bahwa data saat ini menjadi aset yang sangat bernilai dan sering dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan, baik bisnis, politik maupun tujuan lainnya. Oleh karena itu, keamanan informasi tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada faktor manusia sebagai bagian terpenting dalam sistem keamanan.

Peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya penggunaan kata sandi yang kuat, penerapan budaya security awareness, serta tiga pilar utama keamanan informasi yang meliputi kerahasiaan (confidentiality), integritas (integrity), dan ketersediaan (availability). Selain itu, dijelaskan pula berbagai bentuk ancaman siber, baik yang bersifat fisik maupun nonfisik, termasuk penyebaran hoaks, misinformasi, disinformasi, dan malinformasi di ruang digital.

Luhut Parulian Sinambela menekankan bahwa tidak ada sistem atau aplikasi yang sepenuhnya aman di dunia siber. Karena itu, peningkatan kesadaran pengguna menjadi langkah pertama yang harus dilakukan sebelum membangun budaya keamanan informasi yang kuat. Peserta juga diberikan berbagai tips keamanan digital, seperti melakukan pembaruan aplikasi secara berkala, tidak melakukan transaksi keuangan melalui jaringan publik, serta memanfaatkan layanan pemeriksaan kebocoran data dan verifikasi keamanan file maupun situs web.

Dalam sesi tanya jawab, peserta aktif berdiskusi mengenai berbagai isu keamanan siber, mulai dari verifikasi tanda tangan elektronik, penanganan serangan terhadap website pemerintah, hingga tantangan pemberantasan judi online dan pinjaman online. Narasumber menjelaskan bahwa keamanan siber memerlukan kolaborasi berbagai pihak serta peningkatan kesadaran pengguna untuk mengurangi risiko serangan yang terus berkembang.

Diskominfo Kota Singkawang berharap melalui kegiatan ini seluruh pengelola TIK di perangkat daerah dapat menjadi agen perubahan dalam membangun budaya keamanan siber di instansinya masing-masing. Dengan meningkatnya kesadaran dan pemahaman mengenai keamanan informasi, diharapkan layanan digital Pemerintah Kota Singkawang dapat berjalan lebih aman, andal, dan terpercaya dalam mendukung penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

×