Diskominfo Singkawang Integrasikan API BMKG pada Website ISPU, Hadirkan Informasi Kualitas Udara Real Time untuk Masyarakat

Inovasi 30 Jul 2026 Admin Kominfo
diskominfo-singkawang-integrasikan-api-bmkg-pada-website-ispu-hadirkan-informasi-kualitas-udara-real-time-untuk-masyarakat

Singkawang – Pemerintah Kota Singkawang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus berinovasi dalam pengembangan layanan digital berbasis data. Salah satu inovasi terbaru yang dikembangkan adalah integrasi Application Programming Interface (API) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) ke dalam portal pemantauan kualitas udara Kota Singkawang yang dapat diakses melalui website https://ispu.singkawangkota.go.id/. Kamis (30/7/2026).

Melalui inovasi tersebut, masyarakat kini dapat memantau kondisi kualitas udara secara lebih mudah, cepat, dan akurat. Informasi yang ditampilkan meliputi konsentrasi partikulat halus (PM2.5), kategori kualitas udara, serta rekomendasi aktivitas berdasarkan kondisi udara terkini yang diperoleh dari sumber data resmi BMKG.

Kepala Bidang Aplikasi dan Informatika Dinas Komunikasi dan Informatika, Hery Ristiawan, mengatakan bahwa pemanfaatan data nasional melalui integrasi API merupakan bagian dari upaya memperkuat layanan publik berbasis digital dan mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik oleh masyarakat.

“Pemanfaatan API BMKG pada website ISPU Singkawang merupakan salah satu bentuk inovasi digital yang kami lakukan untuk menghadirkan informasi lingkungan yang mudah diakses dan terpercaya. Masyarakat dapat mengetahui kondisi kualitas udara secara real time sehingga dapat menyesuaikan aktivitasnya sesuai kondisi yang ada,” ujarnya.

Pengembangan sistem integrasi ini dilaksanakan secara mandiri oleh tim teknis Bidang Aplikasi Informatika (Aptika) Diskominfo Kota Singkawang. Aplikasi tersebut dirancang untuk melakukan sinkronisasi data kualitas udara dari layanan BMKG dan menampilkannya dalam bentuk dashboard yang informatif dan mudah dipahami masyarakat.

Kepala Bidang Aptika, menyampaikan bahwa pengembangan portal ISPU merupakan bagian dari implementasi interoperabilitas data pemerintah sebagaimana didorong dalam pelaksanaan Pemerintah Digital.

“Melalui integrasi API, sistem dapat mengambil data secara otomatis dari sumber resmi dan menampilkannya kepada masyarakat tanpa proses manual. Hal ini menjamin informasi yang disajikan selalu diperbarui dan memiliki tingkat akurasi yang tinggi,” jelasnya.

Sementara itu, pengembangan aplikasi integrasi API BMKG pada portal ISPU Singkawang dilakukan oleh Programmer Bidang Aptika Diskominfo Kota Singkawang, Syaifullah. Ia menjelaskan bahwa sistem dibangun dengan mengedepankan kemudahan akses, efisiensi pemrosesan data, dan keberlanjutan pengembangan layanan digital pemerintah daerah.

“Portal ini dirancang agar mampu menampilkan informasi kualitas udara secara cepat dan responsif di berbagai perangkat, baik komputer maupun telepon seluler. Ke depan, fitur-fitur pendukung akan terus dikembangkan untuk memperkaya informasi lingkungan yang dapat dimanfaatkan masyarakat,” ungkap Syaifullah.

Selain menyajikan informasi kualitas udara terkini, website ISPU Singkawang juga berfungsi sebagai sarana edukasi publik mengenai pentingnya menjaga kualitas lingkungan dan memahami dampak pencemaran udara terhadap kesehatan. Portal ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, pelajar, akademisi, hingga instansi pemerintah sebagai sumber informasi yang terpercaya.

Dengan hadirnya inovasi ini, Pemerintah Kota Singkawang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong transformasi digital daerah melalui pemanfaatan teknologi dan integrasi data antarinstansi. Inovasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Pemerintah Kota Singkawang akan terus menghadirkan inovasi layanan digital yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Portal ISPU ini menjadi salah satu langkah konkret dalam menyediakan informasi lingkungan yang cepat, akurat, dan mudah diakses oleh seluruh warga,” tutup Hery Ristiawan.

×