Singkawang – Pemerintah Kota Singkawang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) berkolaborasi dengan Solusi Arya Prima (SAP) menggelar Smart Technology Summit Singkawang 2026 di Swiss-Belinn Singkawang, Selasa (28/7/2026). Kegiatan ini menjadi wadah berbagi wawasan, inovasi, dan solusi teknologi terkini guna mendukung percepatan transformasi digital di sektor pemerintahan, pendidikan, dan kesehatan.
Mengusung tema “Accelerating
Digital Transformation Through Smart Technology and Strategic Collaboration”,
kegiatan tersebut menghadirkan berbagai principal teknologi nasional dan
internasional, serta diikuti oleh Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie, Wakil
Wali Kota Muhammadin, perangkat daerah, Dinas Komunikasi dan Informatika
kabupaten/kota se-Kalimantan Barat, institusi pendidikan, rumah sakit, dan
berbagai pemangku kepentingan lainnya. Kegiatan ini merupakan forum kolaboratif
untuk memperkuat sinergi dalam membangun ekosistem digital yang modern,
adaptif, dan berkelanjutan.
Wali Kota Tjhai Chui Mie,
mengapresiasi Solusi Arya Prima bersama seluruh mitra yang memilih Kota
Singkawang sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, forum
ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat sinergi dalam menghadapi
percepatan perkembangan teknologi.
“Terima kasih kepada SAP dan
seluruh mitra yang telah menyelenggarakan kegiatan ini di Kota Singkawang,”
kata Tjhai Chui Mie saat membuka kegiatan.
Ia mengatakan transformasi
digital menjadi kebutuhan yang tidak bisa dihindari. Masyarakat kini menuntut
pelayanan pemerintah yang semakin cepat, mudah, transparan, dan dapat diakses
kapan saja. Karena itu, pemerintah daerah dituntut terus beradaptasi agar
pelayanan publik semakin berkualitas.
Direktur Utama Solusi Arya Prima, A. M. Ishak, dalam sambutannya menyampaikan bahwa transformasi digital tidak hanya berbicara mengenai teknologi, tetapi juga tentang bagaimana membangun kolaborasi yang mampu menghasilkan layanan yang lebih efektif dan efisien bagi masyarakat.
“Melalui Smart Technology Summit ini, kami ingin menghadirkan ruang kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, sektor kesehatan, dan penyedia teknologi. Dengan sinergi yang kuat, transformasi digital dapat berjalan lebih cepat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan ini menghadirkan
sejumlah keynote speaker dari berbagai perusahaan teknologi terkemuka. Direktur
SAP, Fransnata Widodo, menyampaikan paparan mengenai perkembangan teknologi
digital serta pentingnya kolaborasi strategis dalam mendukung percepatan
transformasi digital di daerah.
Sementara itu, dari Lenovo
Indonesia, Agustinus Danu selaku Head Region memaparkan berbagai inovasi
perangkat dan solusi teknologi terbaru yang dapat mendukung kebutuhan
transformasi digital pada instansi pemerintah, pendidikan, dan sektor
kesehatan.
Samsung Electronics Indonesia
turut menghadirkan dua narasumber, yaitu Bandoro Chariesta, Sales Manager
Government & BUMN Mobile Experience B2B, serta Wawan Kurniyawan, Pre Sales
& Post Sales Mobile Experience B2B. Keduanya memperkenalkan berbagai solusi
perangkat mobile enterprise dan teknologi kolaborasi yang dirancang untuk
meningkatkan produktivitas dan keamanan layanan digital.
Selanjutnya, Omar Alfatony, Sr.
Account Manager BDCOM Indonesia, memaparkan perkembangan teknologi jaringan dan
infrastruktur digital yang menjadi fondasi penting dalam mendukung layanan
pemerintahan berbasis elektronik dan konektivitas yang andal.
Selain sesi seminar dan product
update, peserta juga mendapatkan kesempatan melihat secara langsung demonstrasi
teknologi, pameran produk, diskusi interaktif, serta membangun jejaring kerja
sama dengan berbagai mitra teknologi. Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan
dapat memperluas wawasan peserta mengenai implementasi teknologi digital yang
relevan dengan kebutuhan organisasi masing-masing.
Melalui penyelenggaraan Smart Technology Summit Singkawang 2026, Pemerintah
Kota Singkawang bersama Solusi Arya Prima berharap dapat mendorong terjalinnya
kolaborasi yang lebih luas antara pemerintah, dunia pendidikan, sektor
kesehatan, dan mitra teknologi. Sinergi tersebut menjadi langkah strategis
dalam mewujudkan layanan publik yang semakin modern, terintegrasi, aman, dan
berorientasi pada kebutuhan masyarakat.