SINGKAWANG – Dalam rangka
mendukung pelaksanaan Rembuk Budaya Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia
(APEKSI) di Kota Singkawang, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota
Singkawang memasang kios informasi digital di Hotel Swiss-Belinn, Hotel Mahkota,
serta Kantor Wali Kota Singkawang, Rabu (14/10/2026).
Pemasangan kios informasi ini
merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Singkawang dalam memanfaatkan
teknologi digital untuk memudahkan peserta, tamu undangan, dan pengunjung
memperoleh informasi terkait agenda Rembuk Budaya serta potensi pariwisata daerah.
Melalui kios informasi tersebut,
pengunjung dapat mengakses informasi kegiatan Rembuk Budaya APEKSI, sekaligus
memperoleh informasi mengenai destinasi wisata, hotel, kuliner, agenda
kegiatan, dan berbagai daya tarik Kota Singkawang melalui portal pariwisata
digital PASTI Ke Singkawang di pastikesingkawang.id.
Portal PASTI Ke Singkawang
menjadi salah satu sarana promosi digital yang mengintegrasikan beragam
informasi pariwisata, mulai dari destinasi wisata, akomodasi, kuliner,
oleh-oleh, hingga paket wisata dan agenda kegiatan. Kehadiran portal ini
diharapkan membantu para tamu mengenal lebih dekat potensi dan keunikan Kota
Singkawang selama mengikuti kegiatan.
Penempatan kios informasi di
hotel tempat tamu menginap dan di Kantor Wali Kota juga diharapkan dapat
memperluas akses informasi serta memberikan kemudahan bagi peserta dalam
memperoleh referensi kegiatan dan tujuan wisata selama berada di Kota Singkawang.
Selain mendukung kelancaran
penyebaran informasi, langkah ini menjadi bagian dari upaya penguatan
transformasi digital dalam pelayanan publik dan promosi potensi daerah.
Pemanfaatan teknologi informasi diharapkan mampu memberikan pengalaman yang
lebih praktis bagi para tamu sekaligus memperkenalkan Singkawang sebagai kota
yang kaya akan keberagaman budaya, tradisi, kuliner, dan destinasi wisata.
Melalui dukungan teknologi
digital tersebut, Pemerintah Kota Singkawang berupaya menghadirkan pelayanan
informasi yang mudah diakses, informatif, dan terintegrasi, sekaligus
memanfaatkan momentum Rembuk Budaya APEKSI untuk memperkuat citra Singkawang
sebagai kota budaya dan pariwisata.
Dengan demikian, pelaksanaan
Rembuk Budaya tidak hanya menjadi ruang pertukaran gagasan mengenai pelestarian
kebudayaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi lokal
dan mendorong kunjungan wisatawan ke Kota Singkawang.