SINGKAWANG – Pemerintah Kota Singkawang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar kegiatan pemutakhiran data pendaftaran sistem elektronik bagi seluruh aplikasi layanan publik dan administrasi pemerintahan. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 14 April 2026, bertempat di Smart Room Diskominfo Singkawang.
Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh aset digital milik Pemerintah Kota Singkawang terdata dengan akurat pada sistem Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Untuk Sinkronisasi Data Aplikasi, Kepala Bidang Aplikasi dan Informatika Diskominfo Kota Singkawang, Hery Ristiawan, menjelaskan bahwa verifikasi ini sangat krusial mengingat dinamisnya perkembangan teknologi informasi di lingkungan pemerintahan.
"Tujuan utama kita hari ini adalah mengupdate informasi aplikasi. Banyak aplikasi yang mengalami perubahan fungsi, pembaruan versi, atau bahkan sudah tidak digunakan lagi. Semua itu harus dilaporkan kembali ke PSE Komdigi agar data pusat dan daerah sinkron," ujar Hery.
Menurutnya, Poin Penting Pemutakhiran Data adalah Identifikasi Aplikasi Aktif, memastikan aplikasi yang masih beroperasi memiliki dokumentasi teknis yang valid.Update Perubahan yaitu mencatat perubahan fitur atau perpindahan basis data pada aplikasi yang mengalami pengembangan. Serta penghapusan Aplikasi Non-Aktif yaitu menyeleksi aplikasi yang sudah tidak digunakan agar tidak membebani server dan menjaga efisiensi keamanan siber.
Mewujudkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Pemerintahan Digital, Hery menambahkan bahwa ketertiban administrasi dalam pendaftaran PSE merupakan salah satu indikator penting dalam impelemntasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Pemerintah Digital. Dengan data yang terupdate, integrasi antar aplikasi di masa depan akan menjadi lebih mudah dan keamanan data masyarakat lebih terjamin.
"Kita ingin memastikan tidak ada 'aplikasi yang tidak digunakan yang terdaftar tapi tidak berfungsi. Semua harus terukur dan memberikan manfaat nyata bagi pelayanan publik di Kota Singkawang," tutupnya.
Kegiatan yang dilaksanakan di Smart Room ini diikuti oleh para admin pengelola aplikasi dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Singkawang dengan tetap mengedepankan prinsip asistensi teknis secara langsung. (Bidang Aptika)