SINGKAWANG – Dalam upaya memperkuat sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah yang lebih transparan dan efisien, Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota Singkawang menggelar sosialisasi penggunaan aplikasi E-SAKIP Versi 2. Kegiatan ini ditujukan bagi seluruh operator E-SAKIP di lingkungan Perangkat Daerah Kota Singkawang.
Sosialisasi yang dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Organisasi, Ari Sastriana, ini dilaksanakan selama dua hari, yakni pada Kamis (23/4/2026) hingga Jumat (24/4/2026). Pertemuan berlangsung di TCM Room, Kantor Wali Kota Singkawang.
Dalam arahannya, Ari Sastriana menyampaikan bahwa transisi ke E-SAKIP Versi 2 merupakan langkah strategis pemerintah kota untuk menyelaraskan sistem pelaporan kinerja dengan tuntutan reformasi birokrasi yang lebih dinamis.

"E-SAKIP Versi 2 ini hadir dengan fitur-fitur yang lebih user-friendly dan integrasi data yang lebih baik. Kami berharap melalui sosialisasi ini, para operator dapat memahami alur kerja baru, sehingga penginputan data kinerja perangkat daerah menjadi lebih akurat, tepat waktu, dan tentunya mencerminkan capaian kinerja yang nyata," ujar Ari.
Selama dua hari pelaksanaan, para operator mendapatkan bimbingan teknis intensif mengenai tata cara pengoperasian sistem, mulai dari penginputan dokumen rencana kerja hingga pelaporan capaian triwulanan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah diskusi bagi para operator untuk mengonsultasikan kendala teknis yang kerap ditemui di lapangan saat melakukan pemutakhiran data kinerja.
Pihak Bagian Organisasi berharap, melalui optimalisasi sistem digital ini, nilai SAKIP Kota Singkawang ke depannya dapat terus meningkat. Hal ini selaras dengan komitmen Pemerintah Kota Singkawang untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berorientasi pada kinerja.
E-SAKIP Versi 2 ini merupakan adopsi dari sistem milik Provinsi Kalimantan Barat yang kemudian kita kembangkan lebih lanjut bersama Dinas Kominfo Singkawang. Langkah ini diambil untuk memastikan integrasi data kinerja yang lebih baik dan alur kerja yang lebih adaptif bagi operator di setiap perangkat daerah.